Posting Terbaru

Archive

Tags

Winter Camp, Bermain Salju Sembari Mempelajari Budaya Tiongkok

Dalam rangka menutup tahun 2018, sepuluh siswa-siswi CHIS, yang terdiri dari sembilan siswa-siswi SMA dan seorang siswi SMP, serta Tang Ying Min laoshi sebagai pendamping, mengikuti kegiatan winter camp yang diadakan oleh Chong Qing Three Gorges Institute, Tiongkok. Kegiatan ini berlangsung selama 12 hari yang dimulai dari (20/12) hingga (31/12).


Dalam kegiatan winter camp 2018, peserta tinggal dan belajar di Chong Qing Three Gorges Institute, bersama dengan murid setempat. Di sana, peserta diajarkan berbagai budaya Tiongkok, seperti maobi, wushu, dan Sichuan opera. Tak hanya itu, peserta juga diajarkan tarian lokal, nyanyian lokal, lukisan lokal, bahkan diajarkan untuk memainkan alat musik Tiongkok, yaitu guzheng atau dikenal juga dengan sebutan kecapi. Lebih serunya lagi, peserta winter camp diajak untuk membuat makanan Tiongkok yang sangat terkenal, yaitu dumpling, dan dikenalkan dengan berbagai jenis teh lokal yang digunakan dalam upacara-upacara tertentu. Selain mempelajari budaya-budaya Tiongkok yang masih tergolong tradisional, peserta juga mendapatkan floriculture class untuk mempelajari tentang cara merangkai bunga dengan bahan yang minimal. Selain mempelajari berbagai budaya Tiongkok, peserta winter camp juga diajak ke berbagai tempat yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Chong Qing, seperti menikmati pemandangan Danau Ping di malam hari, mengunjungi Zhang Fei Temple, Golden Buddha Mountain, Wan Zhou, Kota Baidi, dan tentunya mengunjungi pusat Chong Qing untuk dikenalkan dengan berbagai budaya Tiongkok.


Salah satu peserta winter camp, Nadia Virania (XII IPA I), mengatakan bahwa winter camp kali ini tetap asyik meskipun melelahkan. “Kesannya sih bagus ya, asik ke sana, tapi ya harus kuat jalan aja kalo di sana. Soalnya Chong Qing itu daerah pegunungan jadi harus mendaki gitu.”


Banyak yang mengira bahwa winter camp hanya dilakukan untuk bersenang-senang dan mengisi waktu liburan. Namun nyatanya, winter camp juga mampu dijadikan sebagai ajang untuk melatih kemampuan berbahasa Mandarin peserta, melatih kemandirian peserta, dan juga menambah wawasan peserta mengenai budaya Tiongkok yang unik. “Kita di sana belajar hal-hal baru juga, wushu, kecapi, nari tradisional, belajar tentang teh sama ngehias bunga juga,” ungkapnya.

SEKOLAH CHIS

Jl. Griya Anyar, Pemogan, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80221, Indonesia

Telp :(0361) 723630    Whatsapp: 0877 5104 1138

Follow

  • Black YouTube Icon